Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Akreditasi Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, dan Pendidikan Kesetaraan Tahun 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh BAN PDM untuk madrasah dan sekolah di wilayah KCD 8 pada Rabu (27/8/2025) secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting.
Dalam paparannya, Euis menyampaikan materi mengenai dukungan Kantor Wilayah dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka terhadap pelaksanaan akreditasi tahun 2025. Ia menegaskan bahwa akreditasi merupakan instrumen penting untuk menjaga mutu pendidikan sekaligus menjadi tolok ukur peningkatan kualitas lembaga pendidikan, baik di tingkat dasar maupun menengah.
Selanjutnya, Euis memaparkan bentuk dukungan Kementerian Agama terhadap program akreditasi di antaranya melakukan bimbingan dan pelatihan bagi madrasah yang menjadi sasaran akreditasi.
“Beberapa bentuk dukungan Kemenag dalam program akreditasi yaitu melakukan bimbingan dan pelatihan bagi madrasah sasaran akreditasi, penguatan kelembagaan, dan memberikan bantuan sarana dan prasarana kepada madrasah, serta memfasilitasi pengawas madrasah menjadi asesor akreditasi.” papar Euis.
Selain itu, Kementerian Agama juga mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang dimaksudkan untuk peningkatan kualitas pendidikan madrasah dan membantu madrasah lebih siap menghadapi akreditasi. Koordinasi dengan pengawas madrasah pun terus ditingkatkan untuk memantau perkembangan kualitas madrasah.
Euis berharap kegiatan akreditasi ini bukan hanya sebuah proses penilaian saja, tetapi menjadi bahan perbaikan dan pembinaan berkelanjutan.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh perwakilan lembaga pendidikan dasar, menengah, dan pendidikan kesetaraan yang akan menjadi sasaran akreditasi di Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Indramayu. Selain mendapatkan berbagai materi terkait akreditasi dari narasumber, peserta juga mendapatkan penjelasan teknis terkait pemutakhiran data Dapodik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh satuan pendidikan semakin siap menghadapi akreditasi 2025 dengan standar yang lebih berkualitas, sehingga mampu melahirkan generasi unggul dan berdaya saing.